Facebook Twitter Google RSS

News

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertise Here

Akademika

Pojok Hijrah

Sehat

Kultum

Daerah

Jumat, 19 September 2014

RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU MENJADI TEMPAT PRAKTIK KLINIK MAHASISWI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO

noerhaji ali khosim     23.44  No comments
RSU PKU Muhammadiyah Delanggu sebagai rumah sakit tipe D dengan jumlah  bed hampir 200, telah memiliki pengalaman sebagai teahcing hospital dengan menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan tenaga kesehatan sebagai tempat praktek lapangan. Meliputi 9 sekolah tinggi kesehatan untuk praktek kebidanan, keperawatan dan pencatatan kesehatan, 3 sekolah menengah kejuruan jurusan keperawatan, farmasi dan analis kesehatan serta 3 fakultas kedokteran untuk praktek ko asistensi, dan pasca sarjana. Demikian dr. Muhamad Ma’mun Sukri dalam sambutanya menjelang penanda – tanganan MOU dengan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG).
Bertempat di Aula RSU PKU Muhammadiyah Delanggu pada hari senin, 1 September 2014 yang lalu, dalam acara penanda – tanganan MOU tersebut diserah - terimakan pula 28 mahasiswi Prodi D4 Bidn Pendidik untuk memulai praktik klinik . Rombongan UMG dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan – dr. Muhammad Isman Yusuf, Sp. S. Dalam sambutanya beliau memperkenalkan UMG sebagai salah satu universitas swasta yang berada di propinsi ke – 31 tersebut telah berdiri sejak tahun 2008, memang memiliki program praktik klinik sekaligus studi banding di luar daerah, bahkan di luar negeri, tahun ini praktik klinik dilakukan di pulau Jawa, salah satunya di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Sedangkan studi banding akan dilakukan di STIKES ‘Aisyiyah Surakarta dan Yogyakarta, kedua lembaga inipun telah lama memiliki kesepakatan kerjasama dengan RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.
Dr. M. Isman Yusuf, Sp. S berharap para mahasiswinya dapat memanfaatkan waktu sebaik – baiknya sehingga dapat menimba ilmu, memperkaya pengalaman dan menjalin silaturahim. Sedangkan dr. Muhamad Ma’mun Sukri berharap segenap keluarga besar RSU PKU Muhammadiyah Delanggu terinspirasi dengan karakter masyarakat Gorontalo yang sigap dalam mensikapi perubahan dalam persaingan global.
Hari Sabtu tanggal 13 September 2014, keduapuluh delapan mahasiswi UMG telah menyelesaikan praktik kliniknya, Semoga harapan kedua Pemimpin Amal Usaha Muhammadiyah tersebut dapat terwujud. Amin ya rabbal ‘alamiin. 

Kamis, 04 September 2014

KOMPETENSI BM SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU DIMINATI PERUSAHAAN

noerhaji ali khosim     00.36  No comments
( Prospek ) memasuki era yang serba digital ini, ketersediaan tenaga kerja dituntut lebih profesional, the right man and the right place, untuk menjawab tantangan tersebut diatas maka SMK Muhammadiyah Delanggu telah berbenah diri, salah satunya adalah menerapkan sistem ISO untuk menyiapkan  para siswa untuk selalu siap memasuki dunia usaha dan dunia industri ( DUDI ). Demikian disampaikan oleh Maryoto, S.Ag.MM selaku kepala sekolah yang diwakili oleh H. Thaufan Hidyatullah, S.Ag selaku Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum kepada tim reportase prospek baru-baru ini.
Lebih lanjut H. Thaufan Hidatullah, S.Ag menjelaskan dalam menghadapi era yang serba dinamis ini pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi positifi dengan memberikan bekal-bekal skill kepada setiap siswa. Bekal-bekal skill tersebut diantaranya adalah para siswa diwajibkan untuk mengikuti praktek disekolah secara optimal dan kontinyu, setelah itu para siswa diwajibkan untuk melakukan implementasi aplikasi teori dan praktek Dunia Usaha/Dunia industri yang telah diverifikasi, dilanjutkan dengan program magang dengan durasi waktu 1 smpai dengan 2 bulan yang sudah diatur dalam kalender akademik, setelah itu sepulang dari magang maka para siswa diwajibkan untuk mengikuti diklat life skill yang diadakan di sekolah, untuk kompetensi Bisnis Manajemen diantaranya dengan kursus tambahan komputer. Hal ini dilakukan agar para siswa mampu menggunakan, mengoperasikan, mengaplikasikan program-program dengan komputer.a
“Alhamdullilah, seluruh lulusan atau output dari kompetensi Bisnis Manajemen ( BM ) setiap tahun , 100 % diterima di perusahaan-perusahaan “ Kata H. Thaufan Hidayatullah. Sementara itu berdasarkan keterangan Drs Sriyono, selaku Ketua Kompetensi Keahlian ( K3 ) Bisnis Manajemen, menjelaskan sejak awal hingga sekarang para lulusan SMK Muhammadiyah Delanggu telah bekerja sesuai dengan kompetensinya, saat ini Bidang keahlian Bisnis Manajemen dengan kompetensi keahlian Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Pemasaran telah dilirik oleh beberapa perusahaan, diantaranya adalah Pan Brothers, Sami Condensor, Guna Nutrindo, Amigo, Luwes, dan lain-lain.
Untuk itu maka pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kepada BKK ( Bursa Kerja Khusus ) SMK Muhammadiyah Delanggu sebagai kepanjangan tangan untuk menangani penyaluran tenaga kerja ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkannnya. Khususnya yang telah melakukan kerja sama secara rutin, sehingga para lulusan selalau  diterima di perusahaan sebanyak 100 %. ( Tim Reportase Prospek )

SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU: BP DAN BK BUKAN POLISI SEKOLAH

noerhaji ali khosim     00.34  No comments
( Prospek ) Bimbingan dan Penyuluhan atau BP dan Bimbingan Konseling ( BK ) disetiap sekolah hingga saat ini mempunyai konotasi negatif bagi siswa dan orang tua. Institusi ini dianggap sebagai lembaga super body yang hanya menangani para siswa yang ber kasus saja atau siswa yang mempunyai masalah. Namun berbeda dengan di SMK Muhammadiyah Delanggu, BP atau BK disekolah tersebut ternyata mempunyai peranan yang sangat strategis. “ BP dan BK disini bukan polisi sekolah atau Satpol PP yang selalu melakukan razia “ Kata Umi Choiriyah, S.Psi selaku koordinator BP/BK mewakili kepala sekolah, Maryoto, S.Ag.MM saat ditemui tim reportase Prospek di ruang kerjanya.
Sementara itu berdasarkan keterangan Dinar Sih Dewanti, S.Psi yang juga sebagai guru BP/BK, dalam waktu yang sama,menjelaskan BP/BK di SMK Muhammadiyah Delanggu telah memberikan pelayanan dan penanganan kepada seluruh dan setiap siswa baik yang mempunyai masalah ataupun yang tidak, baik yang mempunyai prestasi akademik maupun yang belum mempunyai prestasi akademik untuk dibimbing dan dibina. “ Jadi BP/BK itu bukan hanya menangani siswa yang mempunyai masalah tetapi siswa yang tidak ada masalahpun juga menjadi bidang garap kami “ Kata Dinar sambil membuka-buka data siswa.
Lebih lanjut Dinar menjelaskan bahwa BP/BK memberikan 4 pelayanan, pertama memberikan bimbingan pribadi maksudnya adalah membantu peserta didik dalam memahami, menilai dan mengembangkan potensi kecakapan, bakat minat, sesuai dengan kebutuhan secara ralistik. Kedua memberikan bimbingan sosial yaitu membantu menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman, keluarga dan masyarakat umum. Ketiga memberikan bimbingan belajar atau prestasi akademik yaitu membantu kepada para siswa khususnya di sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar secara teratur dan belajar secara mandiri. Keempat memberikan bimbingan karier, yaitu membantu memahami, menilai, memilih serta menentukan keputusan dalam menentukan masa depan dalam rangka memasuki dunia kerja yang disesuaikan dengan prestasi, kompetensi, bakat minat.
Hal yang sama disampaikan oleh Imam Ahmad Nasirudin, S.Sos.I, yang juga sebagai guru BP/BK, menurutnya saat ini jumlah siswa yang ditangani sebanyak 632 anak yang mempunyai perilaku/behavioral yang bermacam-macam, maka pihaknya harus hati-hati dan selalu menggunakan berbagai pendekatan dalam menangani para siswa. Salah satunya adalah dengan pendekatan klasikal, maka BP/BK untuk tahun ini sudah mendapatkan kuota jam untuk bertatap muka di depan kelas. Hal ini menurut Anas, panggilan akrab Imam Ahmad Nasirudin, dengan tatap muka tersebut memudahkan untuk mengamati perilaku para siswa secara detail. ( Tim Reportase Prospek )

SISWA BARU SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU MENGGUNAKAN SERAGAM JAS

noerhaji ali khosim     00.33  No comments
( Prospek ) Memasuki tahun ajaran baru 2014/12015 SMK Muhammadiyah Delanggu, telah menerapkan tampil beda yaitu setiap siswa baru wajib mengenakan seragam jas almamater. Demikian disampaikan oleh Kepala Sekolah, Maryoto, S.Ag.MM yang diwakili Nasrodin, S.Pd selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan saat ditemui tim reportase majalah sekolah SMK Muhammadiyah Delanggu, Prospek, di ruang kerjanya. Lebih lanjut Nasrodin, S.Pd yang baru tahun ini menjabat sebaga waka kesiswaan menggantikan Drs Mulyono, menjelaskan seragam atau uniform berupa jas almamater tersebut merupakan seragam yang bersifat eksklusif  SMK Muhammadiyah untuk tahun ini tampil beda dengan yang lain sebaga bentuk identitas sekolah.
Menurutnya,  sebagai waka kesiswaan maka ia harus membuat gebrakan baru, diantaranya adalah penggunaan seragam identitas jas almamater tersebut sebagai langkah awal untuk meningkatkan disiplin bagi setiap siswa, hal ini untuk memfolow up i program sekolah yang mulai menerapkan ketertiban dari berbagai hal, diantaranya adalah tertib masuk, tertib seragam dan tertib atribut. Untuk mensukseskan program ini  maka pihaknya sudah melakukan langkah riil  berkoordinasi dengan STP2K ( Satuan Tugas Pelaksana Pembinaan Kesiswaan ) dan BP ( Bimbingan dan Penyuluhan ). 
Lebih lanjut Nasrodin menambahkan penerapan disiplin ini sudah diawali denganmemberlakukan tertib masuk bagi para siswa, yaitu jam 06.55 WIB dengan toleransi 5 menit, selebihnya jam 07.00 WIB maka para siswa yang terlambat akan diberi sangsi edukatif. Sangsi edukatif ini sifatnya punishman yang mendidik bagi anak-anak diantaranya adalah dengan menghafal surat-surat pendek atau juz amma, doa-doa dan sebagainya. “ Dari tertib masuk ini akan kami pantau selama 1-3 bulan, apakah ada progres reportnya apa tidak, kemudian akan kita evaluasi bersama-sama “ kata Nasrodin sambil menyodorkan program kerja kesiswaan kedepannya.
Masih menurut keterangan Nasrodin, dengan penerapan disiplin ini maka diharapakan dapat melatih para siswa untuk mempunyai jiwa kepemimpinan, mandiri, tanggung jawab dan berani mengambil keputusan. Sementara itu, secara terpisah Muslim A Rahman, ST , selaku Plt Wakil Kepala bidang Al Islam dan Kemuhammadiyah, menjelaskan disamping tertib masuk, tertib seragam dan tertib atribut, pihaknya juga membuat program yang telah disondingkan dengan program kesiswaan yaitu Tadarus Pagi yang wajib diikutisetiap siswa setiap masuk sekolah dengan membaca juz amma. “ Kami mentargetkan selama 6 bulan pertama, setiap siswa hafal  juz 30 “ Kata Maman panggilan akrabnya. Menanggapi hal ini beberapa pengurus OSIS dan IPM, sangat antusias dan mendukung program-program tersebut, karena hal ini akan memberikan nilai lebih bagi para siswa di SMK Muhammadiyah Delanggu ( Tim reportase Prospek )

Pojok: Bergendul-gendul

noerhaji ali khosim     00.28  No comments
Kang Sangkan Paran tertegun begitu melihat lalu lalang mobil para pemudik yang keluar masuk kampungnya dengan berbagai plat nomor polisi luar kota, ada yang plat A, Plat B, Plat C . “ Plat mobil koq A,B,C, kayak saos saja “ Kang Sangkan Bertanya pada dirinya sendiri. Dilihat dari lekuk raut wajahnya, tampaknya ia kagum dan nggumun, betapa kaya warga desanya yang sudah bertahun-tahun nglemboro dan pulang dengan membawa ikon sukses. Kesuksesan pemudik biasanya bisa dilihat dari penampilan lahirnya, yaitu membawa mobil. Terserah itu mobil kreditan, mobil rentalan atau mobil dinas yang penting mudik bawa mobil.
 “ Kamu jangan nggumunan Kang, Liat orang bawa mobil saja, matanya melotot hampir-hampir kelopakmu yang hitam angslup semua “ Tegur Kang Dirno sambil nggablok pundak Kang Sangkan paran. “ Durno..Durno..eh Maaf... Kang Dirno, bikin kaget saja, aku itu gak gumun Cuma heran, kampung kita itu sukses ya, coba lihat Wiryo Kemrungsung, anaknya sukses semua...latar omah kebak mobil anyar gres “ Jelas Kang Sangkan Paran. “ Makanya kamu jangan nggumunan lan kagetan, liat orang bawa mobil saja nggumun..nanti kalau semua anakku mudik bawa ambulance, kamu nggeblak lan kaget “ Ledhek Kang Dirno.
Ditengah-tengah gayengnya mereka berdua udhur, tiba-tiba Kang Waluyo Pruthul datang nimbrung, Berdasarkan pengamatan Kang Waluyo Pruthul, mudik ternyata mengandung berbagai makna. Salah satunya adalah banyak para pemudik yang mempengaruhi aneka bahasa baru, kosa kata atau vocabulary. Mbah Arjo Sentlup tadi bikin ger-ger an semua cucunya, gara-gara, anaknya yang mbarep turun dari mobil, tiba-tiba Mbah Arjo Sentlup nyambut dengan mengucapkan kata-kata “ Ayo putu-putu semua padha mudhuk dari mobil “. Mudhuk itu Maksudnya medhuk atau turun, tapi digayakan kayak jakartanan, jadi medhuk jadi mudhuk.
“ Lha ya.., ketika Mbah Arjo minta tolong untuk dibelikan gula,  ia menyebutnya, Nak tolong belikan gendis ya !“  Kata Kang Waluyo Pruthul terpingkal-pingkal. “ lucu lagi gini, tolong nak belikan saya sirup bergendul-gendul “ Tambah Kang Sangkan paran bikin ger lagi. Bergendul-gendul itu maksudnya beli sirup beberapa botol, sehingga jadi bergendul-gendul.

PROF HARUN : CIRI ORANG MUHAMMADIYAH

noerhaji ali khosim     00.23  No comments
( Hijrah , Delanggu ). Sebagai Orang Muhammadiyah maka kita harus berbeda dengan orang lain. Berbeda disini maksudnya adalah sebagai orang Muhammadiyah maka perlu mempunyai karakteristik tersendiri, yaitu mempunyai ciri yang tidak dipunyai orang lain,  demikian pernyataan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Harun. SH. MH selaku ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Delanggu, dalam sambutannya di pengajian Ramadhan baru-baru ini di Dukuh, Delanggu. Berdasarkan uraian Prof Harun yang juga menjabat sebagai ketua Program Doktor jurusan Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, menyatakan orang muhammadiyah mempunyai ciri- ciri yang khas, diantaranya adalah pertama, orang Muhammadiyah dalam menjalankan sholat Fardhu ( wajib ) selalu berjamaah di masjid, serta melaksanakan sholat-sholat sunnah lainnya.
Kedua, warga Muhammadiyah harus gemar berinfaq , bershadaqah,  serta melaksanakan zakat, ketiga sebagai orang atau warga muhammadiyah, mereka selalu menghadiri majelis taklim, entah sebagai penyelenggara atau sebagai peserta atau sebagai narasumber/mubaligh dalam  pengajian tersebut, minimal 2 kali dalam sepekan. Berdasarkan pantauan Tim reportse Hijrah untuk di wilayah cabang Muhammadiyah Delanggu, dalam setiap minggu ada beberapa majelis taklim tarjih, diantaranya hari Minggu di Gayam dan Sribit , senin dan kamis di Masjid Kota Delanggu, Hari Rabu di Sribit dan Kepanjen, hari Jumat di Bowan.
Keempat, orang atau warga Muhammadiyah harus gemar membaca al quran, menurutnya sebagai warga Muhammadiyah harus mentargetkan one day one juz, 1 hari 1 juz.kelima, sebagai warga Muhammadiyah tidak hanya membaca Alquran saja, namun juga harus membaca buku ilmu pengetahuan, minimal 1 jam dalam sehari. keenam warga Muhammadiyah itu harus berasal dari uswathun khasanah yaitu orang-orang yang harus menjadi contoh dan tauladan. Pada kesempatan tersebut Prof Harun meminta kepada warga Muhammadiyah agar selalu berdakwah di lingkungannya. Warga Muhammadiyah harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah. ( Wie )

Rabu, 20 Agustus 2014

HALAL BIHALAL DI KEDIAMAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KLATEN

noerhaji ali khosim     06.09  No comments
Pedan, Hijrah Suasana lebaran  masih terasa hingga saat ini. Acara halal bihalal antara pemerintah dengan masyarakat, antara atasan dengan bawahan masih berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Salah satunya open house dalam acara halal bihalalyang didelenggarakan oleh Kepala DinaS Pendidikan Kabupaten Klaten Drs. H. Pantoro, MM di kediamannya perumahan Sobayan Pedan berlangsung dalam suasana ramah tamah, keakraban, dan penuh keceriaan, Sabtu, 2/8 lalu.
Bertindak sebagai among tamu dari Kabid, Kasi, Dinas Pendidikan Klaten, Kepala UPTD, dll yang mengenakan pakaian beraneka warna batik menambah semaraknya acara halal bi halal tersebut. Para tamu yang datang usai berjabat tangan dengan para among tamu dan Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Pantoro, MM tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan snack yang telah tersedia di tempatnya. Para tamu diminta untuk mengammbil makanan kecil sesuka hati dan minum. Para tamu menikmati hidangan yang ada sambil mendengarkan alunan orgen tunggal dari Sunardi Wiro Carito Penilik PLS Klaten Utara.
Usai menikmati makanan ringan para tamu dipersilahkan untuk menikmati makan besardengan beraneka macam lauk, seperti sate ayam, lontong opor, gulai kambing ( tengkleng), sayur sop, dan es atau dawet.
 Begitulah rutinitas acara open house  dalam rangka halal bihalal jajaran Dinas Pendidikan di kediaman Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Drs. H. Pantoro, MM. (H-24)

PP. Muhammadiyah

Nasional

Loading...
Proudly Powered by Blogger.