Facebook Twitter Google RSS

News

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertise Here

Akademika

Pojok Hijrah

Sehat

Kultum

Daerah

Selasa, 26 Juli 2016

Muhammadiyah: Sikapi dengan bijak game Pokemon Go

noerhaji ali khosim     07.19  No comments
Video Game pokemon go yang sedang menjadi idola masyarakat dunia tak terkecuali Indonesia. Permainan yang menjadi fenomena tersebut sampai mendapatkan respon dari Polri, pemerintah, MUI dan PBNU.


Permainan Pokemon go dinilai membahayakan bagi kemananan intelijen negara. PBNU melalui bahtsul masail di Cirebon, Jawa Tengah telah memfatwakan bermain pokemon hukumnya makruh.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai tidak perlu bereaksi berlebihan menyikap pokemon. Menurut Mu'ti game pokemon sama hal dengan permainan lainnya. "Dia memang bisa punya sisi positif dan negatif," ujar Mu'ti..

Dia mengatakan, yang terpenting menyikapi permainan tersebut yaitu memberikan edukasi kepada pengguna pokemon. Mereka agar tidak menghabiskan waktu bermain pokemon di tempat kerja. Sehingga mengakibatkan produktifitas terganggu. Terlebuh mengganggu kepada waktu belajar anak-anak.

"Menghabiskan waktu bermain pokemon mengabaikan belajar," dia menuturkan.

Semua game, katanya, memang memiliki tujuan untuk bersenang-senang. Namun, agama mengajarkan agar meninggalkan yang tidak berguna. Sebab, lanjut dia, tanda orang berhasil yang mampu meninggalkan hal yang tidak berguna. Muhammadiyah, menurut dia, tidak menjadikan game tersebut sebagai persoalan yang serius.

Mu'ti menyebut berlebihan jika pokemon dinilai membahayakan keamanan intelijen negara. Memikirkan tentang pokemon juga hanya membuang waktu saja. "Enggak perlu fatwa, berlebihan," Mu'ti menegaskan

Sabtu, 28 Mei 2016

Muhammadiyah fokus bangun sekolah unggulan

noerhaji ali khosim     05.46  No comments
PP Muhammadiyah akan segera memperkenalkan konsep sekolah unggulan atau sekolah premium kepada peserta didik.

Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman mengatakan, konsep ini akan tertuang dalam penerapan Sekolah Premium Muhammadiyah.

“Ini merupakan amanat dari Muktamar muhammadiyah ke-47 di Makassar yang mendorong dibangunnya masyarakat ilmu,” kata Alpha, kemarin.

Dalam muktamar tersebut, kata Alpha, disepakati bahwa bangsa Indonesia perlu membangun keunggulan dengan mengembangkan masyarakat ilmiah. Keunggulan ini didapat baik melalui peningkatan budaya baca, menulis, bertindak strategis, bekerja efisien, maupun menggunakan teknologi untuk hal-hal positif.

Menurut Alpha, salah satu masalah bangsa yang sangat serius saat ini adalah rendahnya budaya keilmuan. Dari Sekolah Premium Muhammadiyah, budaya tersebut diharapkan akan lebih terbangun.
Konsep pendidikan yang diberlakukan di sekolah premium mengacu pada dua hal pokok, yaitu holistik dan integratif. Artinya, pendidikan yang dilakukan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Ini diawali dengan premis bahwa setiap orang akan menemukan identitas, makna, dan tujuan hidup melalui hubungan dengan masyarakat. Adapun konsep integratif menggambarkan adanya keterkaitan dan kesatuan utuh dari setiap mata pelajaran yang diberikan.

Alpha menuturkan, Sekolah Premium Muhammadiyah menawarkan keunggulan dari sisi profesionalisme tenaga kependidikan maupun tata kelola sekolah. Selain itu, akan muatan-muatan Islam yang diberikan dalam materi kemuhammadiyahan.

Untuk membentuk siswa yang berkarakter, di setiap sekolah diselenggarakan ekstrakurikuler kepemimpinan melalui kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan kepanduan Hizbul Wathan.

“Siswa juga mendapatkan ilmu agama yang dibutuhkan untuk membuat mereka menjadi manusia sholeh yang taat. Lingkungan sekolah juga akan dibuat ramah anak, aman, dan inklusif,” ujar dia.
Alpha mengatakan, saat ini ada sekitar 10.000 sekolah di bawah pengelolaan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. Sekolah-sekolah ini akan ditingkatkan kualitasnya sehingga layak menyandang gelar sekolah premium. Ada pula lahan-lahan wakaf yang siap dibangun untuk sekolah-sekolah baru.
Hingga saat ini telah ada sekitar 30 sekolah Muhammadiyah yang dianggap telah memenuhi standar sekolah premium. Dalam waktu lima tahun ke depan, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah juga akan mengembangkan minimum satu sekolah premium di tiap provinsi dan kabupaten/kota.

Sambut Ramadhan, ribuan pelajar Magelang Ikuti Pawai Taaruf

noerhaji ali khosim     04.02  No comments
Panitia gabungan pawai Ramadhan 1437 H Kota Magelang, melangsungkan pawai ta'aruf dan jalan sehat guna menyongsong bulan suci umat Islam tersebut, yang berpusat di Alun-Alun Kota Magelang, pada Jumat (27/5/2016), dengan mengambil tema 'Magelang Tetap Bersatu dan Aman Dalam Lindugan-Nya'.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Suroso, Agenda tersebut dimaksudkan untuk menggugah hati para pemeluk agama Islam di seantero Kota Magelang, untuk tetap istiqomah menjalankan ibadah puasa saat datangnya bulan suci Ramadhan nanti.

"Dengan hadirnya bulan suci Ramdhan, semoga kita bisa lebih mendekatkan diri dengan sang pencipta, sehingga derajat hidup kita dapat terangkat di mata-Nya, sekaligus menjadikan kita sebagai kaum yang sholeh dan sholehah, serta menyayangi sesama," ucap Suroso.

Pawai yang dihadiri oleh Staf Ahli dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang, Suryantoro itu diikiuti oleh Peserta didik IGRA, Aksanul Fikri, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, TPQ, Rohis SMA/SMK/MTs, SMP/MA, SD/MI se-Kota Magelang, dengan jumlah peserta kurang lebih mencapai 3000.

Dalam sambutannya, Suryantoro menuturkan banyak terimakasih kepada penyelenggara, karena kegiatan semacam ini dapat mengasah kepedulian serta mempererat kekeluargaan antar muslim, yang tak lama lagi akan menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan.

"Puasa mendidik umat Islam untuk tahan uji dan berjihad melawan hawa nafsu. Sementara bagi umat lain, sedianya bisa menunjukkan toleransi, demikan juga dengan para pengusaha tempat hiburan dan kuliner agar dapat menghormati kaum muslim yang menjalankan ibadah puasa," tandasnya.
Adapun route yang ditempuh dalam agenda tahunan tersebut yaitu mengitari Alun-Alun Kota Magelang, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar, sebelum kembali lagi ke area Alun-Alun Kota Magelang.

Olimpiade Alquran Internasional diikuti 76 Siswa Muhammadiyah

noerhaji ali khosim     03.32  No comments
76 siswa dari berbagai sekolah/madrasah Muhammadiyah mengikuti Olimpiade Alquran dan Teknologi Tingkat Internasional (The International Olympiad of Quran and Technology/ Olyq) di Jakarta. ‘’Mereka berasal dari 15 sekolah dari SD/MI, MTs dan SMAse-Kabupaten Purbalingga.

Olyq dilaksanakan di Uhamka, Jakarta Timur, pada 27-28 Mei,’’ kata Wakil Ketua Jaring Penggerak Sekolah Muhammadiyah (JPSM) Purbalingga, Murniati. Dia mengatakan hal itu di sela-sela pelepasan peserta Olyq di halaman kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga, Kamis (26/5).

Peserta Olyq dilepas oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Fauzan Anwar. ‘’Peserta mengikuti 6 cabang lomba. Yaitu tilawah, tartil, tahfiz, kaligrafi, azan, dan roket air. Mereka akan berkompetisi dengan peserta lain tak hanya dari Tanah Air, tetapi juga beberapa negara tetangga,’’katanya.

Ketua Majelis Dikdasmen Fauzan meminta peserta untuk sejak awal berpikir menjadi juara. ‘’Tidak ada pilihan lain kecuali harus juara. Jangan berpikir kalian dari desa. Karena itu, kalian harus tampil secara maksimal,’’katanya.

Dia mengungkapkan, beberapa siswa yang pernah menjadi juara dalam Olyq tahun 2015 harus bisa mempertahankan prestasinya. Bahkan kalau sebelumnya hanya juara 2 atau 3, maka dalam Olyq tahun ini harus meningkat prestasinya. ‘’Kalian harus menjaga kesehatan. Karena perjalanan Purbalingga ke Jakarta tidak dekat.

Jangan sampai saat dipanggil untuk maju lomba malah kalian sakit. Kalian harus sehat. Makannya dijaga,’’pesannya. Fauzan juga mengharapkan peserta untuk minta doa restu kepada orang tua dan guru. Meski hal itu harus dilakukan melalui SMS atau telepon, tidak menjadi masalah. Karena yang penting adalah adanya komunikasi.

‘’Karena Olyq tahun ini tingkat internasional, maka kimpetisi ini bisa menjadi harapan panjang ke depan. Jika jadi juara di Olyq ini, maka ada banyak sekolah lanjutan atau perguruan tinggi yang siap memberi fasilitas langsung diterima gratis,’’katanya.

Tak hanya gratis, sekolah itu juga akan memberi beasiswa karena prestasi tersebut. Prestasi itu juga akan membawa nama harum sekolah, organisasi Muhammadiyah dan Kabupaten Purbalingga.

Jumat, 27 Mei 2016

Anies Baswedan; Muhammadiyah mampu menjadi model pendidikan berstandar dunia

noerhaji ali khosim     17.09  No comments
Pada acara penutupan Konvesi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB) di Yogyakarta Anies Baswedan berharap sekolah-sekolah yang dikelola oleh Muhammadiyah mampu menjadi model bagi sekolah lainnya di Indonesia.

"Sekolah-sekolah yang dikelola Muhammadiyah harus bisa menjadi contoh sekolah yang berintegritas bagi sekolah lainnya," kata Menteri Anies saat menutup Konvesi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB) yang diselenggarakan PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa.

Menurut Anies, agar mampu menjadi contoh bagi sekolah lainnya Muhammadiyah perlu melakukan pembaruan standar, bukan hanya mengacu standar dalam negeri tapi mampu mengadopsi standar internasional.

"Standar yang digunakan harus standar dunia. Sekolah-sekolahnya harus diperbandingkan dengan sekolah-sekolah di dunia," kata dia.

Menurut dia, tantangan lembaga pendidikan di Indonesia saat ini adalah selalu ingin menerapkan standar yang nyaman tanpa ingin menggunakan standar mutu yang telah diadopsi oleh negara-negara lainnya.

"Standar yang kita gunakan selalu standar yang membuat kita cepat puas," kata dia.

Padahal, apabila standar mutu pendidikan yang diterapkan sekolah masih di bawah negara-negara lainnya, maka menurut Anies akan sulit mencapai kemajuan.

Kemendikbud, menurut dia, telah memfasilitasi pelatihan bagi ratusan guru untuk memperkaya wawasan mengenai metode pembelajaran sekolah-sekolah di luar negeri.

"Tujuannya agar mereka melihat dunia, karena jika guru terinspirasi maka akan muncul orang cerdik pandai dengan wawasan yang luas," kata dia.

Menurut Anies, pengelola sekolah-sekolah Muhammadiyah harus mampu mewarisi keteladanan KH. Ahmad Dahlan yang banyak membuat terobosan atau pembaruan dalam strategi dakwahnya.

"Muhammadiyah harus meneruskan tradisi KH Ahmad Dahlan yang mampu menerobos dan membuat kebaruan, bukan sekadar berkutat pada sesuatu yang nyaman," kata dia.

Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan sebagai langkah maju Muhammadiyah

noerhaji ali khosim     17.03  No comments
Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB) dinilai Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin merupakan konvensi yang sangat positif dan momentun pas. Karena konvensi itu bertepatan dengan peringatan Kebangkitan Nasional ke 108 tahun dan 18 tahun reformasi.

"Muhammadiyah telah mengambil langah strategis sebagai upaya menatap bangsa ke depan dan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk bagaimana mempercepat ketertinggalan dengan negara lain," ujarnya di Yogyakarta, Senin (23/5).

Lukman berharap konvensi tersebut bisa melahirkan rumusan yang sangat strategis sebagai acuan bagi seluruh bangsa dan negara dalam berbagai hal. Lukman sendiri sangat medukung upaya Muhammadiyah dalam konvensi tersebut.

Mantan ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin sebelumnya mengatakan, KNIB sangat penting bagi Muhammadyah dan bangsa Indonesia sendiri. Ia berkata, Muhammadiyah sudah menetapkan satu visi ke-Indonesian yang disebut dengan visi Indonesia berkemajuan.

"Itu (visi) dapat dipertanggungjawabkan secara esensi yang mana merupakan cita-cita nasional Indonesia yang oleh Muhammadiyah diberi tafsir kontekstual yaitu. Indonesia yang maju, adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat," ujarnya.

Konvensi tersebut, menurut Din, ingin menawarkan kepada bangsa sebuah konsensus Indonesia yang di cita-citakan dan usaha  bersama untuk merealisasikannya. "Ini tentu sebuah proses panjang yang melibatkan elemen-elemen lain yang merupakan terobosan baru Muhammadiyah," ujarnya.

Perlunya takmir pelajari ilmu Falak

noerhaji ali khosim     16.37  No comments
Wakil Ketua Islamic Sciense Research Network (ISRN) Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA (Uhamka), Ma'rifat Iman, mengimbau para takmir masjid untuk memperlajari ilmu falak."Seluruh takmir masjid diperlukan tuntunan atau pelatihan ilmu falak," kata Ma'rifat kepada Republika.co.id di Jakarta, Kamis (26/5).

Ma'rifat mengatakan, ilmu falak erat kaitannya dengan waktu pelaksanaan ibadah. Contohnya, penghitungan gerhana matahari dan gerhana bulan untuk menjalankan ibadah sunah yaitu shalat gerhana matahari dan bulan.

Tak hanya itu, menurut Ma'rifat, dengan mempelajari ilmu falak para takmir masjid juga dapat menghitung sendiri waktu shalat, arah kiblat, serta penentuan awal bulan-bulan hijriyah sesuai di daerah mereka masing-masing. Para takmir masjid dapat belajar ilmu falak dari ahli astronomi dan ahli falak.

Sementara, terkait memverifikasi ulang arah kiblat bertepatan dengan Roshdul Qiblat (kondisi dimana matahari benar-benar tepat di atas Ka’bah), menurut Ma'rifat tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh takmir masjid. Verifikasi ulanf arah kiblat hanya bisa dilakukan oleh ahli falak atau pakar astronomi.

PP. Muhammadiyah

Proudly Powered by Blogger.