Facebook Twitter Google RSS

News

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertise Here

Akademika

Pojok Hijrah

Sehat

Kultum

Daerah

Rabu, 02 September 2015

Muhammadiyah: Idul Adha 23 September 2015

noerhaji ali khosim     22.51  No comments

Jakarta Hijrah Lebaran Idul Fitri 1436 H yang dilaksanakan serentak tanpa ada perbedaan antara Muhammadiyah dan NU sepertinya tidak akan terjadi pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1436 H.

Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Adha 1436 H akan jatuh pada hari Rabu 23 September 2015. Berbeda dengan kalender hijriyah yang jatuh pada hari Kamis (24/9).

Sementara pemerintah dan NU masih menunggu hasil rukyatul hilal yang selama ini telah menjadi landasan untuk menentukan awal Romadhon, Idul Fitri, maupun Idul Adha. Ketua PBNU Said Agil SIradj menjelaskan bahwa jika hilal sudah memenuhi kriteria maka PBNU baru bisa menjelaskan kapan pelaksanaan Idul Fitri 1436 H.

Sementara itu salah satu ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas saat dikonfirmasi menjelaskan penetapan Idul Adha 1436 H didasarkan oleh perhitungan bulan meskipun hilal masih terlihat sangat tipis diatas ufuk, yaitu 0,25 derajat. Lebih lanjut Yunahar Ilyas memberi penjelasan bahwa konjungsi atau ijtimak matahari dan bulan sudah terjadi pada tanggal 13 September dan menurut Muhammadiyah hal tersebut sudah memenuhi kriteria. Karena itu, Muhammadiyah akan melaksanakan Idul Adha pada hari Rabu, 23 September 2015.

Pada kesempatan lain Wakil Ketua MUI Slamet Effendy mengharapkan pelaksanaan Idul Adha dapat dilakukan secara serentak sebagai modal penyatuan kalender hijriyah.

KIRAB PEMBANGUNAN KABUPATEN KLATEN 2015

noerhaji ali khosim     05.13  No comments
Klaten Hijrah Dalam rangka HUT RI ke – 70 di tahun 2015 ini, RSU PKU Muhammadiyah Delanggu diminta berpartisipasi kembali sebagaimana tahun lalu untuk bergabung dengan kontingen Kecamatan Delanggu dalam parade mobil hias pada acara KIrab Pembangunan tanggal 18 Agustus 2015 di sepanjang jalan protokol Kabupaten Klaten.
Mobil hias kali ini menampilkan replika Gedung Administrasi Pusat dengan ciri khas pilar merah dan ornament geometris yang membingkai kaca mozaik warna warni. Sedangkan di bagian belakang dihias dengan rangkaian bunga segar. Mobil hias mengangkut empat orang karyawan dengan kostum baju tindakan yang mewakili sebagian unit layanan yang ada di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Jalanya mobil diiringi sejumlah karyawan yang membawa spanduk bertuliskan “ Kami IKHLAS Melayani “, dimana IKHLAS merupakan singkatan dari Kebijakan Mutu RSU PKU Muhammadiyah Delanggu yaitu Ibadah, Komprehensif, Holistik, Amanah dan Santun.
Bersama kontingen Kecamatan Delanggu mobil hias berjalan menyusuri rute kirab dimulai dari depan Monumen Juang 45 menuju Rumah Dinas Bupati Klaten. Memasuki jalan di depan alun – alun kota Klaten penonton mulai berdesakan mempersempit jalan. Sampai di panggung kehormatan yang terletak di depan Rumah Dinas Bupati Klaten, Tim PKU Delanggu berhenti sejenak untuk kemudian menembakkan kanon konfeti yang menyemburkan kertas warna warni ke udara, kemudian balon udara merah dan putih pun dilepaskan, barulah salah seorang karyawan menyerahkan karangan bunga kepada Bupati Klaten – H. Sunarna, SE. M. Hum. Setelah melewati panggung kehormatan tersebut penonton yang sejak tadi berteriak – teriak meminta bunga yang ada di mobil dipersilakan mengambil bunga yang dikehendaki



PKU DELANGGU di Muhammadiyah Expo 2015

noerhaji ali khosim     05.10  No comments
RSU PKU Muhammadiyah Delanggu berpartisipasi dalam Muhammadiyah Expo 2015 yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Klaten dalam rangka menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah ke – 47. Bertempat di Kampus Akademi Akuntansi Muhammadiyah ( AAM ) Klaten, PKU Delanggu membuka stan layanan kesehatan gratis selama berlangsungnya Muhammadiyah Expo mulai dari tanggal 7 – 9 Agustus 2015.
Layanan yang disediakan adalah berbagai macam konsultasi kesehatan dengan dokter, konsultasi penggunaan obat dengan apoteker dan gizi dengan ahli gizi. Tersedia juga layanan cek gula dan golongan darah, fisioterapi serta akupunktur.
Berpartisipasi dalam Expo ini cukup strategis karena selain turut menyemarakkan Muktamar ke – 47 juga untuk memperkenalkan layanan yang ada di RSU PKU Muhammadiyah Delangu kepada masyarakat Muhammadiyah kota Klaten dan sekitarnya. di mana wilayah ini masyarakatnya masih jarang yang menggunakan layanan kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.  
Selama tiga hari digelar, pengunjung Expo sangat antusias singgah ke stand PKU Delanggu. Tercatat kurang lebih 120 pengunjung yang singgah untuk menikmati berbagai layanan gratis yang tersedia. Bahkan untuk layanan Akupunktur yang cukup menakutkan bagi yang masih asing pun sangat diminati pengunjung.
Pengunjung ramai berdatangan terutama bersamaan dengan acara besar yang diselenggarakan panitia di arena Expo seperti pada saat pembukaan, lomba mewarnai dan menari untuk siswa TK / SD. Di hari terakhir Expo, stand PKU Delanggu diminta partisipasinya menjadi salah satu pos untuk cek kesehatan dalam acara Pashmina ( Pelayanan Remaja Sehat Milik NA ) – semacam posyandu remaja yang melayani cek kesehatan, edukasi kesehatan reproduksi, gizi, konsultasi psokologi dan pemberian makanan bergizi. Dokter yang bertugas saat itu pun didaulat untuk tampil di atas panggung memberikan edukasi interaktif tentang pola makan sehat bagi remaja kepada ratusan pelajar SMK Muhammadiyah yang mengikuti acara tersebut.

MENGENAL LEBIH DEKAT: PROF. Dr.dr. RUSDI LAMSUDIN, Sp.S(K). Dokter Spesialis Syaraf RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU

noerhaji ali khosim     05.03  No comments
Begitu mendapat kabar dari Humas RSU PKU Muhammadiyah Delanggu untuk diberi waktu  melakukan wawancara dengan Prof. Dr. dr. Rusdi Lamsudin, Sp.S(K), M. Med, Sc. Saya langsung menyanggupi jadwal yang diberikan yaitu antara jam 13.30 sampai dengan 14.00. Namun karena adanya sesuatu hal, pada hari yang ditentukan, saya mengulur waktu 15 menit. Begitu saya sampai kemudian dipersilahkan masuk ke ruang praktek. Namun apa yang saya dapatkan, dengan tegas dan lugas Prof Rusdi mengatakan, ”Maaf anda tidak disiplin“. Kalimat itu sontak membuat saya kagum dan kaget. Namun setelah saya instropeksi diri ternyata apa yang disampaikan oleh Prof Rusdi tersebut benar adanya. Akhirnya saya pada kesimpulan bahwa disiplin merupakan kunci keberhasilan seseorang.
Agenda untuk bertemu kembali dan melakukan interview kemudian kami sepakati untuk diganti esok harinya meski sebenarnya saya ragu untuk melanjutkan wawancara atau tidak karena merasa minder untuk beradaptasi dengan beliau. Tetapi keraguan saya sirna seketika esok harinya bertemu. Beliau dengan ramah dan familiar menyambut, meskipun tinggi ilmunya namun bersikap low profile. Yang membuat saya kagum lagi adalah ketika sampai di depan pintu ruang kerjannya, hampir seluruh pasiennya menyambut dengan menyapanya. Bahkan dengan kerendahan hati, sang profesor tersebut memijat-mijat kaki pasien yang sudah renta yang berbaring menunggu kedatangan dokter idolanya. “ Wah sudah bagus, Insya Allah segera sembuh, nanti kita periksa dan diberi obat ya “ Kata Prof Rusdi kepada pasien tadi. Ketika saya bincang-bincang dengan salah satu pasien, menyatakan kalau pak dokter Rusdi penyabar dan selalu memberikan harapan yang indah dan baik untuk kesembuhan para pasiennnya.
Lalu siapa sosok Prof Rusdi sebenarnya ? “Bekerja itu harus ikhlas dan sisa hidup itu harus bermanfaat bagi orang lain“ Kata Prof. DR. dr. Rusdi Lamsudin, Sp.S(K),M.Med.Sc. mengawali interview dengan saya. “Lha seperti tulisan kebijakan mutu di RSU PKU MUhammadiyah Delanggu itu“ lanjut Prof Rusdi sambil menunjuk tulisan yang berada persis disebelah tempat duduknya. Prof. DR. dr. Rusdi Lamsudin, Sp.S.(K). M.Med.Sc lahir di Padang, Sumatera Barat. Adalah seorang ahli neurologi atau ahli ilmu penyakit syaraf dan juga sebagai guru besar di beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta, seperti di Universitas Gadjah Mada ( UGM ) dan Universitas Islam Indonesia ( UII ), beliau juga pernah menjadi Dekan fakultas kedokteran UII periode 2006 – 2010. Disamping sebagai dosen, beliau juga merupakan coordinator unit stroke pada rumah sakit Islam Yarsis Surakarta, dan juga aktif sebagai anggota Dewan Penasehat Perhimpunan Dokter Spesialis Syaraf Indonesia ( Perdossi ) periode 2011 – 2015.
Rusdi Lamsudin menempuh pendidikan tingginya di Universitas Gadjah MAda ( UGM ) Yogyakarta dan berhasil meraih gelar S1 ( dokter ) pada tahun 1971. Tujuh tahun kemudian yaitu pada tahun 1978 Rusdi berhasil pula menamatkan pendidikannya pada bidang Spesialis Ilmu Penyakit Syaraf. Sedangkan gelar Master of Medical Science ( S2 ) beliau dapatkan dari Universitas di New South Wales , Australia, yaitu University Of New Castle pada tahun 1986. Selanjutnya beliau meneruskan pendidikannya pada program Pasca Sarjana di Universitas Gadjah Mada, yang berhasil diselesaikannya dengan mendapat gelar doctor ( S3 ) pada tahun 1997. Beliau saat ini melakukan praktek di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Delanggu, Di tengah kesibukannya sebagai salah satu dokter spesialis syaraf terkemuka di tanah air, bepergian ke luar negeri untuk menimba ilmu, aktifitas sosial di Muhammadiyah, dan karir akademis di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, beliau masih menyempatkan diri untuk membaca koleksi buku yang tersimpan di perpustakaan pribadinya yang terdiri dari buku-buku kedokteran, psikologi, dan agama.
Hal yang paling dibenci oleh Prof Rusdi adalah ketidak-jujuran, lepas tanggung jawab dan korupsi. Termasuk kepada orang yang tidak disiplin waktu.  Prof Rusdi selalu memberikan motivasi kepada siapapun yang ditemuinya ketika membicarakan masalah masa depan. Beliau selalu mengucapkan kata-kata penyemangat setiap ditanya tentang kehidupan, mengajak untuk belajar giat, dan tidak sibuk membicarakan aib atau gossip yang tidak jelas. Kekuatan analisisa dan terus optimis itulah yang selalu diajarkan Prof Rusdi. Menurut beliau Kemajuan hanya bisa diperoleh jika kita tidak terjebak dengan masa lalu. Dan untuk menghadapi dinamika dunia yang begitu rumit, sifat pemaaf dan lapang dadalah yang menjadi penetralisir semuanya.

GEBYAR MUHAMMADIYAH KLATEN expo 2015

noerhaji ali khosim     04.58  No comments
( Klaten , HIJRAH ) Untuk menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah ke 47, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten mengadakan gebyar Muhammadiyah expo 2015, acara yang dikemas dalam bentuk pameran potensi perguruan dan amal usaha Muhammadiyah tersebut dlaksanakan selama 3 hari, yaitu pada Jumat sampai dengan MInggu ( 7-9/8 ). Acaragebyar  Muhammadiyahexpo 2015 yang diadakan oleh Pimpinan Daerah MUhammadiyah Klaten diadakan di halaman Akademi Akuntansi Muhammadiyah. Acara yang dibuka pada JUmat sore tersebut diikuti oleh seluruh perguruan Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Klaten.Setiap sekolah menampilkan atau memamerkan potensi unggulan yang dimilikinya.
Dalam sambutannya, ketua panitia Gunawan, S.Pd menyatakan kegiatan Muhammadiyah expo 2015 tersebut dalam rangka menyemarakkan gebyar muktamar ke 47 di Makasar. Disamping itu tujuan Adanya Muhammadiyah expo 2015 tersebut adalah dalam rangka untuk menampilkan potensi unggulan perguruandan amal usaha yang dimiliki oleh Muhammadiyah kepada masyarakat Klaten dan sekitarnya.
MAsih menurut keterangan Gunawan, dalam Muhammadiyah Expo 2015 tersebut, diikuti oleh beberapa perguruan Muhammadiyah, diantaranya adalah SMK MUhammadiyah Delanggu, SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara, RSU PKU MUhammadiyah DElanggu dan lain-lain. Dalam gebyar ini, SMK MUhammadiyah Delanggu menampilkan display alat peraga program studi keperawatan dan farmasi serta otomatif. Menurut kepala Sekolah SMK MUhammadiyah Delanggu, MAryoto, S.Ag.MM saat ditemui tim reportase Hijrah menjelaskan pihaknya sangat mendukung adanya gebyar Muhammadiyah expo 2015 tersebut,  acara tersebut sangat bermanfaat bagi amal usaha maupun perguruan Muhammadiyah untuk tampil dan berkiprah untuk ditaarufkan kepada masyarakat umum. Sehingga masyarakat bisa mengetahui segala potensi yang dimiliki oleh MUhamamdiyah.
Terpisah Muslim A Rahman, ST, Plt Wakasek kesiswaan SMK Muhammadiyah Delanggu menyatakan harapannya acara MUhammadiyah expo ini bisa dilaksanakan secara rutin, dan melibatkan seluruh amal usaha dan perguruan Muhammadiyah yang ada di Klaten. Sementara itu berdasarkan keterangan Siswadi, salah satu warga Muhamamdiyah dari Klaten Selatan menyatakan senang dengan adanya acara tersebut, karena disamping sebagai kegiatan refreshing, dirinya juga bisa mengetahui potensi yang dimiliki oleh Muhammadiyah Klaten. ( yan )

SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU LAKSANAKAN PERMENDIKBUD NO 21

noerhaji ali khosim     04.53  No comments

( PROSPEK ) Untuk mendisiplinkan para peserta didik, Guru serta karyawan maka SMK Muhammadiyah Delanggu telah melaksanakan program disiplin secara rutin, program tersebut diantaranya adalah kegiatan apel pagi yang dilaksanakan setiap pagi bagi siswa, guru dan karyawan. Adapun pelaksanaan apel pagi tersebut dilakukan mulai jam 06.45, namun sebelumnya para guru dan karyawan wajib berjejer di depan sekolah untuk menyambut dan bersalaman dengan para siswa. Hal ini sebagai bentuk pendekatan kekeluargaaan antara guru, karyawan dengan peserta didik. Disamping itu SMK Muhammadiyah Delanggu juga telah melaksanakan  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 21, diantaranya mewajibkan para siswa dan guru untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, hal ini dilakukan setelah doa. Sebelum pulang sekolah, setelah doa, para siswa dan guru juga diwajibkan untuk menyanyikan lagu-lagu nasional. Para peserta didik dan guru tersebut menyanyikan lagu di dalam kelas masing-masing.Demikian ditegaskan oleh Maryoto, S.Ag.MM melalui Plt wakasek Kesiswaan, Muslim A rahman . ST,saat ditemui tim reportase Prospek baru-baru ini di runag kerjanya.
MAsih menurut keterangan Maman STpanggilan akrabnya, adapun tujuan pelaksanaan Permendikbud no 21 tersebut adalah untuk mengembangkan atau membangkitkan jiwa semangat nasionalisme dan patriotisme, bagi peserta didik, guru dan karyawan. Sementara itu dalam PPDB ( Penerimaan Peserta Didik Baru ) tahun ajaran 2015/2016 ini SMK Muhammadiyah Delanggu memperoleh siswa sebanyak 228 orang. Dari jumlah peserta didik tersebut dibagi menjadi 3 program studi. Untuk kelas X  program Studi Teknik Kendaraan Ringan sebanyak 109 anak, KEsehatan 64 anak, Bisnis Manajemen 55 anak. Untuk kelas XI program studi Teknik Kendaraan Ringan 106 anak, Kesehatan 69 anak, Bisnis Manajemen 53 anak, Untuk kelas XII program studi Teknik Kendaraan Ringan 92 anak, Kesehatan 79 anak, Bisnis manejemen 35 anak. Masih menurut Maman, untuk PPDB tahun ini SMK MUhammadiyah Delanggu mendapatkan  jumlah siswa 228 anak, dari jumlah tersebut sudah baik dan ideal dalam pembagian rombelnya.

SISWA,GURU & KARYAWAN SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU DIBEKALI KAJIAN

noerhaji ali khosim     04.50  No comments

( Prospek ) Disamping progam-program keagamaan yang sudah dilaksanakan secara rutin setiap hari, SMK Muhammadiyah Delanggu juga mengadakan kajian yang sifatnya wajib dan temporer yaitu 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali yang sifatnya kondisional. Kondisional yang dimaksud adalah disesuaikan dengan timing yang ada namun bersifat fleksibel. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Maryoto .S.Ag.MM melalui Wakasek Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Ahmad Nasirudin, S.Th I. Sos pada tim reportase Prospek.
Program tersebut diantaranya yang wajib adalah sholat jumat bagi seluruh siswa laki-laki, hal ini berbeda dengan tahun kemarin.Untuk tahun ini karena masjid sudah direnovasi dan cukup luas, maka setiap jumat seluruh siswa laki-laki wajib melaksanakan sholat jumat di masjid sekolahan.Hal ini untuk memudahkan bagi sekolah dalam pengawasan sholat jumat yang tidak bisa diganti dengan sholat apapun.
Laki-laki harus sholat jumat tidak boleh sholat dhuhur dengan alasan apapun, maka hal ini untuk mengantisipasi rumor yang berkembang kalau ada sebagian siswa yang tidak melaksanakan sholat jumat karena terburu buru pulang ke rumah. Dengan adanya program ini maka seluruh siswa laki-laki sudah melaksnakan sholat jumat, setelah selesai baru mereka pulang ke rumah masing-masing.
Disamping itu siswa juga melaksanakan kajian rutin 1 atau 2 bulan sekali, adapun pelaksanaannya dilakukan secara mobile bergantian dan berkeliling di masjid-masjid dekat rumah guru dan karyawan SMK Muhammadiyah Delanggu. Yang kemudian dilanjutkan dengan pengajian guru dan karyawan dan pertemuan rutin dalam rangka menjalin ukhuwah ISlamiyah dan Silaturahmi antar guru dan karyawan. Disamping itu Guru dan KAryawan juga diwajibkan mengikuti kajian TArjih dengan UStadz Zaini ketua majelis tarjih dan tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten.

PP. Muhammadiyah

Nasional

Loading...
Proudly Powered by Blogger.